Jumat, 31 Desember 2010

TIMNAS KITA, GARUDA KITA


Dipenghujung tahun 2010 ini bangsa indonesia telah merasakan banyak kesedihan dan banyak kesenangan yang telah terlewati dengan sempurna, sebagai contoh kita telah dibuat bangga pada bulan desember 2010 ini karena hampir-hampir Timnas kita menjadi juara di piala AFF, padahal saya sudah yakin dengan formasi dan skill yang lebih unggul dibanding timnas malaysia, timnas kita akan dapat membalas 3 gol yang disarangkan malaysia pada laga pertama di bukit jalil bahkan lebih. seperti posting yang pertama.


Disayangkan memang, tim garuda sudah berjuang mati-matian pada babak pertama bahkan sepanjang 90 menit pertandingan dan begitu banyak peluang matang dan mendapatkan tendangan pinalti yang dieksekusi oleh Firman yang tidak juga membuahkan gol, apabila tendangan pinalti itu gol saya yakin akan lain lagi ceritanya, karena pasti para penonton sudah tahu bahwa ketika tendangan pinalti akan di jalankan terlihat oleh kamera kiper dari timnas malaysia ini menunjukkan muka gugup, pada hal gol yang ditunggu-tunggu untuk kebangkitan tim Garuda harus sudah tercipta. Sampai-sampai pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl seusai pertandingan mengatakan apabila tercipta 5, 6 atau 7 gol dari peluang yang dimiliki itu sangat wajar, namun nasib untung ternyata belum berpihak pada timnas Garuda.

maka dari itu pantaslah timnas Indonesia harus belajar kembali dari banyak kesalahan dan kekalahan untuk tetap meningkatkan kwalitas bertanding, baik dari segi mental maupun skill bertanding yang kebobolan satu gol saja sudah down terbukti pada laga pertama melawan malaysia yang berujung pada 2 gol selanjutnya yang mana kosentrasi terpecah karena situasi dan kondisi. Sudah 4 kali Timnas menjejakkan kaki di final namun piala belum juga bisa diraih....

Namun kita sudah harus bangga karena skill, kemampuan dan tekad timnas kita dalam bertanding sudah dibuktikan pada kemenangan laga kedua yang berhasil menekuk malaysia 2-1 walaupun hasil itu belum bisa mengantarkan Timnas Garuda menjadi juara karena selisih agregat 4-2. Namun kalau saya pribadi boleh mengajukan koreksi ialah mental bertanding harus yang utama dibangun untuk timnas Indonesia sebab kondisi mental juara dibutuhkan apabila ingin meraih mimpi sang juara sejati!!!

By Sapro

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Thank you on the visit!
Please leave a message for this blog!

Terima kasih anda telah mengunjungi blog ini yang masih "alakadarnya", dan tolong tinggalkan pesan/saran untuk blog ini, mengenai tampilan, posting atau yang lainnya.

 
TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA. Thanks you for visiting!
Share |